MASJIDALMARKAZ.OR.ID, Makassar – Gelombang solidaritas untuk korban bencana alam di Pulau Sumatera terus mengalir dari berbagai penjuru tanah air, tak terkecuali dari Kota Makassar. Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal M. Jusuf kembali menunjukkan peran sentralnya sebagai pusat kemanusiaan dengan menggalang donasi spontan dari jamaah usai pelaksanaan ibadah Shalat Jumat, (5/12).
Usai pelaksanaan Shalat Jumat, pengurus mengajak jamaah untuk berdonasi demi membantu korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. Penggalangan dana itu dipimpin langsung Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami, Prof. Dr. KH. Muammar Bakry. Di hadapan jamaah Jumat, Prof. Muammar mengajak jamaah untuk memperkuat solidaritas terhadap para korban. Ia menyebut bahwa musibah di wilayah Sumatera, termasuk Aceh, telah menelan 800 lebih korban jiwa dan ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.
“Tentu kita sudah mengetahui musibah yang amat dahsyat, khususnya di Sumatera dan sekitar Aceh. Karena itu, mari kita memperkuat solidaritas untuk membantu saudara-saudara kita,” ujarnya.
Dalam aksi cepat tanggap tersebut, terkumpul dana tunai sebesar Rp 10.000.000. Pihak Yayasan Masjid Al-Markaz Al-Islami memutuskan untuk langsung menyalurkan dana tersebut melalui Palang Merah Indonesia (PMI) pada hari yang sama, tanpa penundaan, agar secepatnya bisa dimanfaatkan untuk membantu korban.
Penggalangan dana ini merupakan respons langsung atas kondisi memprihatinkan yang menimpa wilayah Sumatera dalam beberapa hari terakhir. Seperti diketahui, bencana banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan Sumatera telah melumpuhkan aktivitas warga dan memaksa ribuan orang mengungsi.
Kerusakan infrastruktur dan sulitnya akses logistik di lokasi bencana menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, bantuan dana tunai yang cepat sangat dibutuhkan untuk pengadaan kebutuhan mendesak para pengungsi, seperti makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan.
Muammar berharap, bantuan yang dikumpulkan di Masjid Al-Mrkaz Al-Islami Makassar dapat turut menjadi penguat bagi masyarakat terdampak bencana alam di pulau Sumatera. “Mudah-mudahan apa yang kita donasikan meringankan beban saudara-saudara kita di sana dan Insyaallah Allah menggantikan yang terbaik dari apa yang hilang,” tambahnya.
Sebelum melakukan penggalangan dana, Prof Muammar juga memimpin salat gaib untuk para korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor Sumatera. Tampak ribuan jamaah Shalat Jumat turut serta melaksanakan salat gaib. (*)

