Oleh: Gurutta Dr. KH. Muhammad Agus, M.Th.I (Ketua STA DDI Mangkoso – Barru)
( KHUTBAH PERTAMA) ุงูุฎุทุจุฉ ุงูุฃููู
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
ููู ุงูุจุฑ ุงููู ุงูุจุฑ ุงููู ุงูุจุฑ , ุงููู ุงูุจุฑ ุงููู ุงูุจุฑ ุงููู ุงูุจุฑ
ุงููู ุงูุจุฑ ุงููู ุงูุจุฑ ุงููู ุงูุจุฑ, ูุงููู ุงูุญู
ุฏ.
ุงููู ุงูุจุฑ ู
ุง ุชุนุงูุช ุฃุตูุงุช ุงููุงุณ ุจุงูุชูุจูุฑ
ุงููู ุงูุจุฑ ู
ุง ุชูุชุญุช ุฃุจูุงุจ ุงูุณู
ุงุก ูู ูุฐุง ุงูุตุจุงุญ ุงููุจูุฑ.
ุงููู ุงูุจุฑ ู
ุง ุชูุฒูุช ุนูููุง ุฑุญู
ุฉ ุงูุฅูู ุงูุนูู ุงููุฏูุฑ.
ุงููู ุงูุจุฑ ู
ุง ุชูุงุฑุจุช ูููุจ ุงูู
ุณูู
ูู ูู ูุฐุง ุงูููู
ุงูุนุธูู
ุงููู ุงูุจุฑ ู
ุง ุชุนุงููุช ุงูุฌููุฏ ูุตุฏูุช ุงูุนููุฏ ูุชุนุงุทูุช ุงููููุจ
ุงููู ุฃูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ . ุงููู ุฃูุจุฑ ูุจูุฑุง ูุงูุญู
ุฏ ููู ูุซูุฑุง ูุณุจุญุงู ุงููู ุจูุฑุฉ ูุฃุตููุง .
ุงูุญู
ุฏ ููู ุงูุฐู ุฌุนู ูุฐุง ุงูููู
ุนูุฏุง ููู
ุคู
ููู ููุฑุญุฉ ููุตุงุฆู
ูู. ูุฃุดูุฏ ุฃู ูุง ุฅููู ุฅูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ูู ุงูู
ูู ุงูุญู ุงูู
ุจูู. ูุฃุดูุฏ ุฃู ุณูุฏูุง ู
ุญู
ุฏุง ุนุจุฏู ูุฑุณููู ุตุงุฏู ุงููุนุฏ ุงูุฃู
ูู. ุงูููู
ุตู ูุณูู
ุนูู ุณูุฏูุง ู
ุญู
ุฏ ูุนูู ุขูู ูุฃุตุญุงุจู ุฃุฌู
ุนูู ูู
ู ุฏุนุง ุจุฏุนูุชู ุงูู ููู
ุงูุฏูู.
ุฃู
ุง ุจุนุฏ. ููุง ุฃููุง ุงูุนุงุฆุนุฏูู. ุฅุชููุง ุงููู ูุงุนู
ููุง ุนู
ูุง ุตุงูุญุง ูุนููู
ุชููุญูู. ุชุฐูุฑูุง ูููู ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู ููู ุฃุตุฏู ุงููุงุฆููู : ููฐูุงููููููุง ุงูููุฐููููู ุงูฐู
ููููุง ุงุชูููููุง ุงููููฐูู ุญูููู ุชูููฐูุชููู ููููุง ุชูู
ูููุชูููู ุงููููุง ููุงูููุชูู
ู ู
ููุณูููู
ููููู ุตุฏู ุงููู ุงูุนุธูู
.
Maโasyiral muslimin rahimakumullah
Segala puji hanya milik Allah, Penguasa langit dan bumi, Pencipta segala apa yang ada. Karena Dia kita ada, tanpa Dia kita bukan siapa-siapa, dan bila bukan karena Dia maka kita tidak akan mampu melakukan apa-apa. Dengan rahmat-Nya kita sambut hari ini dengan kebahagiaan, dengan rahmat-Nya kita sambut hari ini dengan penuh keceriaan. Sambil bersama-sama kita menggemakan takbir :
ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
Hari ini adalah hari kebahagiaan, hari ini adalah hari kegembiraan, hari ini adalah hari keceriaan bagi seluruh umat beriman, khususnya bagi orang yang telah memaksimalkan ibadahnya selama bulan suci Ramadhan.
Rasulullah SAW bersabda :
ููุตุงุฆู
ูุฑุญุชุงู ุนูุฏ ุฅูุทุงุฑู ูุนูุฏ ููุงุก ุฑุจู
Artinya: Orang yang berpuasa itu memiliki dua kegembiraan dan kebahagiaan, yaitu, kebahagiaan ketika ia berbuka dan berlebaran, dan kebahagaiaan di saat dia berjumpa dengan Tuhannya.
Sungguh bahagia kita hari ini, karena telah tiba pada hari kemenangan, hari lebaran kita bersama setelah sebulan penuh kita lalui dengan perjuangan. Puasa di siang harinya, dan shalat tarawih di malam harinya. Namun kita berharap semoga kebahagiaan hari ini mengantarkan kita menemukan kebahagiaan kedua kalinya, yaitu bahagia di saat kita berjumpa dengan Allah SWT. Karena itulah, Sewajarnya pada hari ini kita saling mendoakan antara satu dengan yang lain :
ุชูุจู ุงููู ู
ูุง ูู
ููู
ุชูุจู ุตุงูุญ ุฃุนู
ุงููุง
ู
ู ุงูุนุงุฆุฏูู ูุงููุงุฆุฒูู
ูู ุนุงู
ูุฃูุชู
ุจุฎูุฑ
Maโasyiral muslimin rahimakulullah.
Hari ini adalah hari keberkahan, hari ini adalah hari penuh karunia dan rahmat yang berlimpah dari Allah SWT. Mengapa demikian? Disebutkan dalam salah satu riwayat bahwa Rasulullah SAW bersabda :
ุงุฐุง ูุงู ููู
ุนูุฏ ุงููุทุฑ ูููุช ุงูู
ูุงุฆูุฉ ุนูู ุฃุจูุงุจ ุงูุทุฑู ููุงุฏูุง : ุงุบุฏูุง ูุงู
ุนุดุฑ ุงูู
ุณูู
ูู ุงูู ุฑุจ ูุฑูู
ูู
ู ุจุงูุฎูุฑ, ุซู
ูุซูุจ ุนููู ุงูุฌุฒูู ููุฏ ุฃู
ุฑุชู
ุจููุงู
ุงูููู ููู
ุชู
, ูุงู
ุฑุชู
ุจุตูุงู
ุงูููุงุฑ ูุตู
ุชู
, ูุฃุทุนุชู
ุฑุจูู
, ูุงูุจุถูุง ุฌูุงุฆุฒูู
. ูุฅุฐุง ุตููุง ูุงุฏู ู
ูุงุฏ : ุฃูุง ุงู ุฑุจูู
ูุฏ ุบูุฑ ููู
, ูุงุฑุฌุนูุง ุฑุงุดุฏูู ุงูู ุฑุญุงููู
. ููู ููู
ุงูุฌุงุฆุฒุฉ (ุงูุทุจุฑุงูู)
โBila hari raya Idul Fitri telah tiba, maka para malaikat berdiri di pinggir jalan sambil menyapa orang beriman, โBersegeralah wahai kaum muslimin menuju Tuhanmu yang Maha Mulia yang menganugerahkan sekian banyak kebaikan. (Pada apperi-perino mennang eโฆ sininna umma sellengnge mangngolo ri Puang kaminang malaboe iya makkamasewe nasaba siyagae egana deceng). Kemudian Allah memberi pahala yang tak terhingga. Wahai orang beriman, kalian diperintahkan untuk shalat sunnah di malam harinya, kalian telah lakukan. Kalian diperintahkan untuk berpuasa di siang harinya, kalian telah tunaikan. Kalian telah tunduk dan patuh kepada Tuhanmu, karena itu, terimalah hadiahmu.
Dan bila mereka telah selesai melaksanakan shalat idul Fitri, maka ada suara yang memanggil dan menyapa mereka seraya mengatakan, โKetahuilah, sesungguhnya Allah telah mengampuni kalian, kembalilah ke rumahmu dengan penuh keberuntungan. Sebab hari ini merupakan hari penerimaan hadiah.โ
ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
Maโasyiral muslimin rahimakumullah
Hari ini memang hari kebahagiaan, hari ini memang hari kegembiraan dan keceriaan, namun ternyata di balik kegembiraan dan keceriaan hari ini tersimpan sebuah kesedihan yang mendalam. Mengapa? Idul fitri memang telah tiba tapi itu pertanda bahwa bulan suci Ramadhan telah pergi. Ia pergi meninggalkan kita semua dengan membawa berbagai macam kenangan yang telah kita lakukan di dalamnya. Ia pergi menghadap Allah melaporkan dirinya terkait amal ibadah yang telah kita perbuat.
Sebulan penuh telah kita lewati, suka dan duka dalam mengisi Ramadhan yang penuh berkah. Tapi yakinilah, keberkahan Ramadhan tidak diukur dan tidak terbatas pada bulan Ramadhan saja. Namun keberkahan dan kemuliaannya dilihat dari sejauh mana kita memelihara nilai-nilai Ramadhan setelah kepergiannya, yang berarti bahwa berakhirnya Ramadhan sebenarnya menjadi tanda peningkatan ketakwaan. Rasulullah SAW mengungkapkan :
ู
ู ูุงู ููู
ู ุฎูุฑุง ู
ู ุฃู
ุณู ููู ุฑุงุจุญ
โBarang siapa yang keadaannya hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntungโ
ูู
ู ูุงู ููู
ู ู
ุซู ุฃู
ุณู ููู ู
ุบุจูู
โBarang siapa yang keadaannya hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang tertipuโ
ูู
ู ูุงู ููู
ู ุดุฑุง ู
ู ุฃู
ุณู ููู ู
ูุนูู
โBarang siapa yang keadaannya hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang terkutukโ.
Oleh karena itu hadirin, mari kita merenungi kembali sikap dan perbuatan kita terhadap bulan suci Ramadhan. Apakah kesempatan yang diberikan Allah telah kita pergunakan sebaik-baiknya dengan memperbanyak amal ibadah, ataukah sebaliknya kesempatan tersebut kita sia-siakan tanpa ada makna di dalamnya. Sungguh bahagia orang yang mengisinya dengan kebaikan, dan sungguh merugi orang yang menyia-nyiakannya. Akan tetapi kitapun tidak boleh berputus asa dan berpangku tangan tanpa melakukan perbaikan sebab rahmat dan kasih sayang Allah tetap terbuka selama-lamanya.
ูุง ุชููุทูุง ู
ู ุฑุญู
ุฉ ุงููู
โJanganlah kalian berputus asa dari rahmat Allahโ
Hari kemarin mungkin kita sia-siakan, namun pastikan hari-hari mendatang jauh lebih baik dengan memaksimalkan diri untuk lebih dekat kepada-Nya. Ketahuilah, seburuk apapun kita di hari yang telah berlalu, Allah senantiasa membuka pintu rahmat dan ampunan-Nya bagi orang-orang yang ingin memperbaiki diri.
ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
Karena itulah hadirin, di sinilah kita membutuhkan keistiqamahan untuk senantiasa beribadah dan menyembah kepada Allah SWT. Itulah sebabnya ada ungkapan ulama yang mengatakan :
ูู ุฑุจุงููุง ููุง ุชูู ุฑู
ุถุงููุง
โJadilah manusia Rabbani bukan sekedar manusia Ramadhaniโ
Manusia Rabbani adalah orang yang beribadah dan menyembah Allah semata-mata karena Allah. sedangkan manusia Ramadhani adalah orang yang menyembah Allah dan beribadah kepada-Nya hanya gara-gara bulan suci Ramadhan. Pastinya bahwa Tuhan yang disembah selama bulan suci Ramadhan, itu juga yang kita sembah di luar bulan suci Ramadhan.
Karenanya, Ramadhan memang telah pergi namun Tuhannya Ramadhan selalu ada dan tidak pernah meninggalkan kita. Oleh karena itu, semoga setelah berlalunya bulan suci Ramadhan kita benar-benar menjadi manusia yang istiqamah untuk senantiasa dekat kepada Allah SWT.
ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
Ketahuilah hadirin yang dimuliakan Allah, kemuliaan ibadah, keberkahan ibadah tidak dilihat pada saat dilaksanakannya tapi keberkahan ibadah dilihat setelah kita selesai melaksanakannya. Sebagai contoh, Rasulullah SAW bersabda ketika beliau berbicara mengenai ibadah haji, Nabi mengatakan :
ุงูุญุฌ ุงูู
ุจุฑูุฑ ููุณ ูู ุฌุฒุงุก ุฅูุง ุงูุฌูุฉ
โHaji Mabrur tidak ada balasannya selain sorgaโ. Begitu mulianya haji mabrur.
Namun ada sahabat yang bertanya kepada nabi, :
ูุง ุฑุณูู ุงูููุ ู
ุง ุจุฑ ุงูุญุฌ ุ
โWahai Rasulullah, apa tanda-tandanya haji mabrur?โ
Ternyata jawaban Rasulullah SAW mengisyaratkan bahwa tanda-tanda haji mabrur tidak dilihat pada saat pelaksanaannya namun tanda-tanda haji mabrur dilihat setelah kita melaksanakan ibadah haji. Bagaimana tandanya? Kata Nabi :
ุฅูุดุงุก ุงูุณูุงู
ูุทูุจ ุงูููุงู
ูุฅุทุนุงู
ุงูุทุนุงู
โMenebarkan kedamaian kepada sesame, baik tutur katanya lembut bahasanya membawa kebaikan kepada sesamanya, suka memberi makan dan selalu berbagi kebahagiaan dengan sesamaโ.
Maka itu berarti keberkahan dan kemuliaan ibadah tidak dilihat pada saat pelaksanaannya, namun keberkahan dan kemuliaan ibadah dilihat setelah kita melaksanakannya. Ibadah Ramadhan telah selesai kita lakukan, saatnya kita ingin memperlihatkan kepada Allah bahwa Ramadhan memang membawa keberkahan kepada kita semua. Jadilah manusia yang diberkahi dengan kehadiran Ramadhan dengan menjadi manusia yang insya Allah berusaha membawa kebaikan kepada sesamanya.
ููุณ ุงูุนูุฏ ูู
ู ูุจุณ ุงูุฌุฏูุฏ *** ูููู ุงูุนูุฏ ูู
ู ูุงูุช ุทุงุนุชู ุชุฒูุฏ
โHari raya Idul Fitri tidak diukur dengan adanya pakaian baru, namun Idul Fitri diukur dengan adanya ketaโatan yang semakin bertambah dan semakin baruโ.
Semoga dengan berakhirnya bulan suci Ramadhan, iman dan ketakwaan kita semakin meningkat di sisi Allah SWT.
ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
Kita beribadah selama bulan suci Ramadhan tidak ada yang kita cari kecuali ingin mendapatkan rahmat dan ridha-Nya Allah. sementara Rasulullah SAW bersabda :
ุฑุถุง ุงููู ูู ุฑุถุง ุงููุงูุฏูู ูุณุฎุท ุงููู ูู ุณุฎุท ุงููุงูุฏูู
โRidha-Nya Allah tergantung pada ridha kedua orang tua, dan murka-Nya Allah tergantung pada murka kedua orang tuaโ
Tidak ada yang kita cari selama bulan suci Ramadhan kecuali ingin mendapatkan ridha-Nya Allah. dan untuk mendapatkan ridha-Nya Allah kita mesti mendapatkan ridha kedua orang tua. Sungguh bahagia orang yang masih memiliki orang tua hari ini, sebab masih ada kesempatan untuk menatap wajah indah kedua orang tua kita, masih ada kesempatan untuk menyaksikan senyum manis kedua orang tua. Setelah kita melaksanakan shalat idul fitri hari ini datanglah menghadap kepada kedua orang tua kita, minta ridhanya, minta restunya agar ridha orang tua kita memudahkan kita mendapatkan ridha-Nya Allah SWT.
Sementara yang sudah tidak memiliki orang tua, kembalilah kepada Allah SWT, doakan orang tua kita kiranya mereka semua diberikan keselamatan oleh Allah SWT. Ingat sebuah ungkapan mengatakan, โseorang ibu mampu memelihara sepuluh orang anaknya, namun sepuluh orang anak terkadang tidak mampu memelihara seorang ibunyaโ. Ingat ibu kita, biar bagaimana sibuknya, biar bagaimana banyak pekerjaannya namun bila sakit anaknya, ia tinggalkan pekerjaannya hanya untuk merawat anaknya, namun terkadang ada seorang anak, sakit ibunya, sakit ayahnya, tidak pernah dia menjenguk orang tuanya hanya dengan alasan banyak pekerjaannya.
Hari ini adalah hari raya idul fitri, saatnya kita kembali dan mengingat kedua orang tua kita bahwasanya kehadiran kita hari ini, di saat kita tiba pada titik kesuksesan hari ini, semua itu tidak terlepas dari dukungan dan doa kedua orang tua kita. Semoga kita semua menjadi anak yang senantiasa berbakti kepada kedua orang tuanya.
ุจุฑูุง ุขุจุงุกูู
ุชุจุฑูู
ุฃุจูุงุคูู
โBerbaktilah kepada kedua orang tuamu, niscaya anak-anakmu akan berbakti kepadamuโ.
Hadirin yang dimuliakan Allah. Hari raya Idul Fitri juga merupakan hari raya untuk saling bermaaf-maafan antara satu dengan yang lain. pastinya dalam kehidupan bermasyarakat ada-ada saja sikap dan perkataan kita yang pernah menyakiti dan melukai hati sesama. Karena itu, hari ini adalah saatnya kita membuka diri untuk meminta maaf, saatnya kita membuka hati untuk memberi maaf. Saling memaafkan antara satu dengan yang lain. Hilangkan segala perasaan benci dan dendam di antara sesama. Tiada gunanya pertengkaran dipelihara, tiada gunanya benci dan dendam dipertahankan.
ูุง ูุคู
ู ุฃุญุฏูู
ุญุชู ูุญุจ ูุฃุฎูู ู
ุง ูุญุจ ูููุณู
โTidak sempurna keimanan seseorang hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiriโ.
Tidak ada kehinaan bagi orang yang pertama kali mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan saudaranya seraya meminta maaf kepadanya. Hilangkan segala keegoisan kita, jangan menunggu orang lain datang meminta maaf. Namun buktikanlah pemberian maaf kita dengan memulai meminta maaf
ุฅุจุฏุฃ ุจููุณู
โMulailah dari diri kita sendiriโ
Memang mulia meminta maaf namun jauh lebih mulia memberi maaf. Memang mulia meminta maaf di kala kita bersalah. Akan tetapi jauh lebih mulia memberi maaf sekalipun yang bersalah belum datang minta maaf.. Rasulullah SAW bersabda :
ุซูุงุซุฉ ู
ู ู
ูุงุฑู
ุงูุฃุฎูุงู ุนูุฏ ุงููู : ุฃู ุชุนูู ุนู
ู ุธูู
ู ูุชุนุทู ู
ู ุญุฑู
ู ูุชุตู ู
ู ูุทุนู
โTiga macam budi pekerti yang mendapat nilai paling tinggi di sisi Allah, yaitu : memberi maaf kepada orang yang telah menganiaya dirimu, memberi kepada orang yang telah memutuskan pemberian kepadamu, dan bersilaturrahim kepada orang telah memutuskan hubungan denganmuโ.
Karena itu hadirin yang dimuliakan Allah, jadilah manusia yang selalu membuka diri untuk menebar kedamaian di antara sesama, dengan menjadi manusia yang saling memaafkan antara satu dengan yang lain. semoga keberkahan Ramadhan yang baru saja selesai kita laksanakan mengantarkan kita menjadi manusia yang benar-benar bersih dari segala macam dosa dan pelanggaran disertai dengan maaf dari sesama dan pada akhirnya kita terlahir sebagai manusia yang suci bagaikan seorang bayi yang baru dilahirkan dari rahim ibunya.
ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ุงููู ุฃูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
Hari ini adalah hari raya idul fitri juga merupakan hari raya kebersamaan, jagalah kebersamaan, jagalah keharmonisan di antara kita. Pastinya bahwa setiap masyarakat tentu ada perbedaannya, namun di setiap perbedaan tetap ada persamaannya. Tidak perlu memperuncing perbedaan namun kita perlu mengedepankan persamaan. Memperuncing perbedaan hanya akan berujung perpecahan. Akan tetapi mengedepankan persamaan akan menciptakan keharmonisan dan persatuan. Sementara ada ungkapan mengatakan :
ุงูุจุฑูุฉ ู
ุน ุงูุฌู
ุงุนุฉ
โKeberkahan berada dalam kebersamaanโ
Semoga hari ini, menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling mengingatkan dan saling menguatkan antara satu dengan yang lain. Pastinya bahwa tidak salah hidup sendiri namun jauh lebih indah dan jauh lebih baik hidup bersama. Mudah-mudahan Allah senantiasa memberi semangat kepada semua untuk selalu menjaga kebersamaan.
Terakhir, hadirin yang dimuliakan Allah.
Hari raya idul fitri juga merupakan hari raya untuk saling mendoakan antara satu dengan yang lain, doakan keselamatan diri kita, doakan keselamatan orang tua kita, doakan keselamatan anak-anak kita, doakan keselamatan masyarakat kita, dan yang tak kalah penting doakan kebaikan pemerintah dan pemimpin kita.
Seorang ulama besar yang bernama al-Imam al-Fudhail ibnu โIyadh pernah berkata :
ูู ุฃูู ุฃุนูู
ุฃู ูู ุฏุนูุฉ ู
ุณุชุฌุงุจุฉ ูุตุฑูุชูุง ููุณูุทุงู
โSekiranya saya mengetahui bahwa saya memiliki satu doa yang dijamin oleh Allah akan dikabulkan maka saya akan gunakan kesempatan itu mendoakan kebaikan pemimpinโ
Beliau pun ditanya oleh salah seorang muridnya, โYa Imam.. mengapa pemimpin yang ingin kamu doakan? Mengapa pemerintah yang ingin kamu doakan? Mengapa engkau tidak menggunakan kesempatan itu mendoakan dirimu sendiri? Beliau pun menjawab, โbila saya mendoakan diriku maka yang akan merasakan kebaikannya hanya diriku, namun bila saya mendoakan kebaikan pemimpin dan pemerintah maka yang akan merasakan kebaikannya adalah seluruh masyarakat.
Maโasyiral muslimin rahimakumullah
Akhirnya, marilah kita sama-sama menundukkan kepala dengan menghadapkan wajah dan hati kita kepada Allah seraya kita berdoa kepada-Nya, semoga Ramadhan yang baru saja kita selesai beribadah di dalamnya bukan Ramadhan terakhir bagi kita semua. Semoga Ramadhan kali ini mengantarkan kita untuk kembali berjumpa dengan bulan suci Ramadhan tahun berikutnya. Semoga hari ini menjadi saksi nyata akan harapan dan komitmen kita untuk terus memperbaiki diri sehingga kita senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah, sehingga selama sebelas bulan mendatang, kita menjadi umat Nabi Muhammad yang benar-benar siap menyambut kedatangan Ramadhan tahun berikutnya.
Ya Allahโฆ kayakanlah kami dengan ilmu pengetahuan, hiasilah kami dengan kelembutan hati, muliakanlah kami dengan ketakwaan serta perindahlah kami dengan kesehatan yang baik, berkat rahmat-Mu wahai Allah Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
ุงููู ุงูุจุฑ x 3 ูุง ุงูู ุงูุง ุงููู ูุงููู ุงูุจุฑ. ุงููู ุงูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
ุจุงุฑู ุงููู ูู ูููู
ูู ุงููุฑุขู ุงููุฑูู
ูููุนูู ูุฅูุงูู
ุจู
ุง ููู ู
ู ุงูุฃูุงุช ูุงูุฐูุฑ ุงูุญููู
ูุชูุจู ุงููู ู
ูู ูู
ููู
ุชูุงูุชู ุงูู ูู ุงูุณู
ูุน ุงูุนููู
. ุฃููู ูููู ูุฐุง ูุงุณุชุบูุฑ ุงููู ุงูุนุธูู
ูู ูููู
ูููู
ุคู
ููู ูุงูู
ุคู
ูุงุช ูุงูู
ุณูู
ูู ูุงูู
ุณูู
ุงุช ุงูุฃุญูุงุก ู
ููู
ูุงูุฃู
ูุงุช. ูุงุณุชุบูุฑูู ุงูู ูู ุงูุบููุฑ ุงูุฑุญูู
***
(KHUTBAH KEDUA) ุงูุฎุทุจุฉ ุงูุซุงููุฉ
ุงููู ุงูุจุฑ 7 x ูุง ุงูู ุงูุง ุงููู ูุงููู ุงูุจุฑ . ุงููู ุงูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ , ุงููู ุงูุจุฑ ูุจูุฑุง ูุงูุญู
ุฏ ููู ูุซูุฑุง ูุณุจุญุงู ุงููู ุจูุฑุฉ ูุฃุตููุง , ูุง ุงูู ุงูุง ุงููู ูุงููู ุงูุจุฑ , ุงููู ุงูุจุฑ ูููู ุงูุญู
ุฏ
ูุณุจุญุงู ุงููู ุญูู ุชู
ุณูู ูุญูู ุชุตุจุญูู , ููู ุงูุญู
ุฏ ูู ุงูุณู
ูุงุช ูุงูุฃุฑุถ ูุนุดูุง ูุญูู ุชุธูุฑูู , ูุฎุฑุฌ ุงูุญู ู
ู ุงูู
ูุช ููุฎุฑุฌ ุงูู
ูุช ู
ู ุงูุญู , ููุญูู ุงูุฃุฑุถ ุจุนุฏ ู
ูุชูุง ููุฐูู ุชุฎุฑุฌูู . ุงููู ุงูุจุฑ 3 xุ ุณุจุญุงู ู
ู ุญุถุนุช ูู ุฑูุงุจ ุงูุฌุจุงุจุฑุฉ ูุงููุจุฑุงุก , ูุงูุชูู
ู
ู ุงูุธุงูู
ูู ุจุนุฏูู ููู
ุธููู
ูู ู
ู ุนุจุงุฏู ุงูุถุนูุงุก . ุณุจุญุงู ู
ู ุชูุฒู ุนู ุงููุญุดุงุก , ุณุจุญุงู ู
ู ุฃุญุงุท ุนูู
ู ุจุฌู
ูุน ุงูุฃุดูุงุก , ุณุจุญุงู ู
ู ูุบูุฑ ููุง ูุชุบูุฑ , ุณุจุญุงู ุฑุจู ุฑุจ ุงูุนุฒุฉ ุนู
ุง ูุตููู ูุณูุงู
ุนูู ุงูู
ุฑุณููู ูุงูุญู
ุฏ ููู ุฑุจ ุงูุนุงูู
ูู .
ุงูุญู
ุฏ ููู ุงูุฐู ูุญูู ุฑุฌุงุก ู
ู ุฃู
ูู ููุฌูุจ ุฏุนุงุก ู
ู ุงุจุชูู ุงููู ูุฃู
ูู . ุงุดูุฏ ุงู ูุง ุงูู ุงูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ูู ูุงุดูุฏ ุงู ู
ุญู
ุฏุง ุนุจุฏู ูุฑุณููู ุฃุฑุณูู ุจุงููุฏู ูุฏูู ุงูุญู ููุธูุฑู ุนูู ุงูุฏูู ููู ููู ูุฑู ุงููุงูุฑูู . ุตูู ุงููู ุนููู ูุนูู ุขูู ูุตุญุจู ูุณูู
ุชุณููู
ุง ูุซูุฑุง “ุฃู
ุง ุจุนุฏ”
ููุง ุนุจุงุฏ ุงููู , ุงุชููุง ุงููู ูุตููุง ุนูู ุฑุณูู ุงููู. ุงู ุงููู ูู
ูุงุฆูุชู ูุตููู ุนูู ุงููุจู ูุขุงููุง ุงูุฐูู ุงู
ููุง ุตููุง ุนููู ูุณูู
ูุง ุชุณููู
ุง . ุงูููู
ุตู ูุณูู
ูุจุงุฑู ุนูู ุณูุฏูุง ู
ุญู
ุฏ ูู ุงูุฃูููู ูุงูุขุฎุฑูู ููู ุงูู
ูุงุก ุงูุฃุนูู ุงูู ููู
ุงูุฏูู.
ุงูููู
ุงุฑุถ ุนู ุงูุฎููุงุก ุงูุฑุงุดุฏูู : ุฃุจู ุจูุฑ ูุนู
ุฑ ูุนุซู
ุงู ูุนูู , ูุงุฑุถ ุงูููู
ุนู ุณูุฏูุง ุงูุญุณู ูุณูุฏูุง ุงูุญุณูู ูุนู ุงู
ูู
ุง ูุงุทู
ุฉ ุงูุฒูุฑุงุก ูุนู ุฌุฏุชูู
ุง ุฎุฏูุฌุฉ ุงููุจุฑู ูุนู ุจููุฉ ุงูุตุญุงุจุฉ ูุงููุฑุงุจุฉ ูุงูุชุงุจุนูู ููู
ุจุฅุญุณุงู ุงูู ููู
ุงูุฏูู . ูุงุฑุถ ุนูุง ู
ุนูู
ูุง ุฑุจ ุงูุนุงูู
ูู .
ุงูููู
ุงูุตุฑ ุงูุฅุณูุงู
ูุงูู
ุณูู
ูู ูุฏู
ุฑ ุฃุนุฏุงุฆู ุฃุนุฏุงุก ุงูุฏูู . ุงูููู
ุขู
ูุง ูู ุฏูุฑูุง ูุงุตูุญ ููุงุฉ ุฃู
ูุฑูุง ูููู ุญูุงู
ูุง ูุฒุนู
ุงุฆูุง ุงูู ู
ุง ููู ุตูุงุญ ุงูุนุจุงุฏ ูุงูุจูุงุฏ
ุงูููู
ุงูู ุจูู ูููุจูู
ูุงุตูุญ ุฐุงุช ุจูููู
ูุงูุฏูุง ูุฅูุงูู
ุงูู ุณุจูู ุงูุฑุดุงุฏ . ุงูููู
ุญุจุจ ุงูููุง ุงูุฅูู
ุงู ูุฒููู ูู ูููุจูุง ููุฑู ุงูููุง ุงูููุฑ ูุงููุณูู ูุงูุนุตูุงู , ูุงุฌุนููุง ู
ู ุงูุฑุงุดุฏูู.
ุงูููู
ุงูุง ูุณุฃูู ู
ูุฌุจุงุช ุฑุญู
ุชู ูุนุฒุงุฆู
ู
ุบูุฑุชู ูุงูุณูุงู
ุฉ ู
ู ูู ุฅุซู
ูุงูุบููู
ุฉ ู
ู ูู ุจุฑ ูุงูููุฒ ุจุงูุฌูุฉ ูุงููุฌุงุฉ ู
ู ุงููุงุฑ . ุงูููู
ุงุฎุฑุฌูุง ู
ู ุงูุธูู
ุงุช ุงูู ุงูููุฑ ูุงุฑุฒููุง ุนู
ูุง ุตุงูุญุง ูุชุฌุงุฑุฉ ูู ุชุจูุฑ , ูุง ุนุงูู
ู
ุง ูู ุงูุตุฏูุฑ
ุงูููู
ุงุบูุฑ ููู
ุคู
ููู ูุงูู
ุคู
ูุงุช ูุงูู
ุณูู
ูู ูุงูู
ุณูู
ุงุช ุงูุฃุญูุงุก ู
ููู
ูุงูุฃู
ูุงุช ุงูู ุณู
ูุน ูุฑูุจ ู
ุฌูุจ ุงูุฏุนูุงุช ููุง ูุงุถู ุงูุญุงุฌุงุช ุจุฑุญู
ุชู ูุง ุงุฑุญู
ุงูุฑุงุญู
ูู
ุฑุจูุง ุขุชูุง ูู ุงูุฏููุง ุญุณูุฉ ููู ุงูุขุฎุฑุฉ ุญุณูุฉ ูููุง ุนุฐุงุจ ุงููุงุฑ , ุขู
ูู ูุง ุฑุจ ุงูุนุงูู
ูู
ุนุจุงุฏ ุงูููุ ุงู ุงููู ูุฃู
ุฑูู
ุจุงูุนุฏู ูุงูุฅุญุณุงู ูุฅูุชุงุก ุฐู ุงููุฑุจู ููููู ุนู ุงููุญุดุงุก ูุงูู
ููุฑ ูุงูุจุบู ูุนุธูู
ูุนููู
ุชุฐูุฑูู . ูุงุฐูุฑูุง ุงููู ุงูุนุธูู
ูุฐูุฑูู
ูุงุดูุฑูู ุนูู ูุนู
ู ูุฒุฏูู
ูุงุณุฃููู ู
ู ูุถูู ูุนุทูู
ููุฐูุฑ ุงููู ุงูุจุฑ ูุงููู ูุนูู
ู
ุง ุชุตูุนูู.
ุงูุณูุงู
ุนูููู
ูุฑุญู
ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
[1] Disampaikan pada pelakasanaan Hari Raya Idul Fitri di Masjid al-Markaz al-Islamy Jend. M. Jusuf Makassar, 1 Syawal 1447 H.