MASJIDALMARKAZ.OR.ID, MAKASSAR – Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal M. Jusuf Makassar kembali mencatatkan sejarah dengan menggelar upacara HUT RI ke-80. Satu-satunya masjid di Makassar yang tak pernah alpa merayakan kemerdekaan RI dengan upacara bendera sejak masjid kebanggaan warga Sulawesi Selatan ini resmi beroperasi tahun 1996.

Upacara digelar di Lapangan Upacara Masjid Al-Markaz Al-Islami, Ahad 17 Agustus 2025. Upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara H.M. Roem, yang merupakan ketua dewan pengawas YIC Al-markaz Al-Islami. HM Roem juga merupakan mantan Bupati Sinjai dan Ketua DPRD Sulsel.
Dalam amanatnya, Roem mengajak seluruh peserta upacara untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa pahlawan yang telah bersusah payah memperjuangkannya.
“Sudah banyak hasil yang bisa kita nikmati. Tapi tentu saja masih banyak pula yang perlu kita perbaiki dan perjuangkan,” ujarnya.
Roem juga mengajak jamaah untuk selalu menjaga kebersihan, ketertiban, serta keamanan lingkungan Masjid Al-Markaz Al-Islami.

“Peringatan hari kemerdekaan adalah momentum yang harus disyukuri sekaligus dirayakan dengan penuh rasa syukur,” tambah Roem.
Petugas pelaksana upacara di masjid yang berdiri megah di pusat kota Makassar itu didominasi anak-anak muda yang tergabung dalam Pemuda Remaja Masjid (Prima) Al-Markaz. Adapun komandan upacara dipercayakan kepada Komandan Al-Haris Al-Markaz, Darwis YL.

Sejumlah tokoh dan pengurus Masjid Al-Markaz turut hadir, di antaranya Ketua Harian Prof. Dr. Mustari Mustafa, Sekjen Arman Arfah, Bendahara Umum Tauphan Ansar Nur, Wakil Sekjen Satrya Masjid, Dewan Pengawas Prof. Rahman Getteng, Pimpinan Pesantren Tahfidz Qur’an Al-Markaz KH. Maskur Yusuf, Ketua Badan Ziswaf Farouk M. Betta, Pimpinan TPA KH. Mursidin Abd Hamid, Kepala TK Islam Al-Markaz Multazam dan sejumlah pengurus lainnya.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah kekhidmatan sekaligus semarak upacara yang menjadi wujud nyata perpaduan nilai keagamaan dan nasionalisme di Masjid Al-Markaz.
Sementara di barisan peserta upacara, tampak siswa-siswa TK Islam mengenalkan pakaian adat Bugis Makassar, santri Tahfidz, tim ISS, tim Alharis, karyawan Al Markaz, komunitas Jantung Sehat dan juga masyarakat umum. (*)




