Kamis, Maret 12, 2026
Google search engine
BerandaDakwahPeserta Karantina Qur’ani Al-Markaz Pecah Rekor

Peserta Karantina Qur’ani Al-Markaz Pecah Rekor

MASJIDALMARKAZ.OR.ID, Makassar – Sebanyak 160 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti program Karantina Qur’an yang diselenggarakan oleh Pemuda Al-Markaz di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar. Jumlah tersebut menjadi capaian tertinggi sekaligus rekor baru partisipasi peserta sepanjang penyelenggaraan program ini.

Lonjakan peserta tahun ini tergolong signifikan. Jika menilik data tiga tahun terakhir, jumlah peserta sempat berada di angka 100 orang, kemudian menyusut menjadi 90 orang, dan menyentuh titik terendah pada 2025 dengan 80 orang. Kehadiran 160 peserta pada tahun ini mencerminkan tingginya minat generasi muda untuk mendalami pembinaan Al-Qur’an secara intensif.

Ketua Pemuda Remaja (PRIMA) Al-Markaz, Farhan Syahrir, menjelaskan bahwa Karantina Qur’an tahun ini difokuskan pada penguatan kualitas bacaan (tahsin), hafalan (tahfidz), serta pembentukan karakter. Selama masa karantina, para peserta menjalani agenda terstruktur, mulai dari setoran hafalan, murojaah bersama, hingga kajian motivasi keislaman yang dibimbing langsung oleh para ustaz dan ustazah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Harian YIC Al-Markaz Al-Islami, Prof. Dr. H. Mustari Mustafa, M.Pd, didampingi Sekjen Arman Arfah pada Sabtu, 28 Februari 2026. Dalam sambutannya, Mustari mengapresiasi semangat para peserta yang begitu besar.

“Saya merasa terharu dengan antusiasme peserta. Saya optimis kegiatan ini menggambarkan masa depan umat yang cerah,” ujar Mustari.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua yang telah memercayakan anak-anak mereka untuk dibina di Karantina Qur’ani. Menurutnya, hal ini menunjukkan kesadaran kolektif dalam mempersiapkan generasi masa depan yang tangguh secara spiritual, atau generasi rabbaniah.

Peningkatan jumlah peserta ini menjadi indikator kuat tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan Al-Qur’an yang terukur. Program ini merupakan bentuk komitmen Masjid Al-Markaz dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.

Lebih dari itu, kesuksesan acara ini menegaskan peran strategis Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar. Masjid tidak lagi sekadar menjadi tempat ruku dan sujud, melainkan pusat peradaban yang mengemban misi pendidikan (tarbiyah), dakwah, dan muamalah bagi umat, khususnya generasi muda.

Dengan rekor 160 peserta, pengelola berharap Karantina Qur’an terus berkembang menjadi program unggulan yang memperkuat posisi Masjid Al-Markaz Al-Islami sebagai pusat peradaban dan pengkaderan generasi Qur’ani di Kota Makassar. (*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments